Pelatih Voli Pukul Pemain Muda, Dihukum 2 Tahun!

Voli, Sportainment58 Dilihat

AreaOlahraga.com – Seorang pelatih voli asal Kazakhstan, Hamit Mirzabekov, dijatuhi sanksi skorsing selama dua tahun setelah memukul pemain muda saat pertandingan berlangsung.

Insiden tersebut terjadi pada 26 Oktober 2026 dalam kejuaraan bola voli antarklub swasta di Pavlodar, Kazakhstan. Rekaman kejadian yang beredar di media sosial pun memicu perhatian publik.

Mirzabekov diketahui merupakan pelatih Akademi Voli Shymkent. Tindakannya kemudian mendapat perhatian Federasi Bola Voli Nasional Kazakhstan (KNVF).

Kronologi Pelatih Voli Pukul Pemain Muda

Dalam rekaman video yang beredar, Mirzabekov terlihat memanggil salah satu pemain dari timnya ke pinggir lapangan.

Namun, alih-alih memberikan instruksi, pelatih tersebut justru melakukan tindakan fisik dengan memukul bagian kepala pemain muda itu.

Pemain tersebut kemudian kembali melanjutkan pertandingan. Rekaman kejadian yang tersebar di media sosial pun memicu kecaman.

Baca Juga: Biodata Pemain Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea 2026/2027 Lengkap dengan Nomor Punggung, Usia, Tinggi Badan, Akun Instagram

Peristiwa itu kemudian menjadi perhatian Federasi Bola Voli Nasional Kazakhstan. Federasi menegaskan bahwa tindakan kekerasan dalam olahraga tidak dapat dibenarkan, terutama terhadap anak-anak dan remaja.

Federasi Skors Pelatih Selama 2 Tahun

Hamit Mirzabekov dijatuhi sanksi skorsing selama dua tahun. Selama periode tersebut, ia dilarang menjalankan kegiatan kepelatihan dan pembinaan atlet serta berpartisipasi dalam kompetisi di bawah naungan federasi dalam kapasitas apa pun.

Sanksi tidak hanya diberikan kepada sang pelatih, Akademi Voli Shymkent yang diwakilinya turut menerima teguran dari federasi.

Sementara itu, organisasi penyelenggara turnamen juga mendapat teguran dan denda karena dinilai tidak melakukan pengawasan yang memadai selama kompetisi berlangsung.

Rekomendasi Sepatu Voli Wanita Brand Lokal Indonesia, Cek di Sini!

Sebagai informasi, turnamen tersebut diselenggarakan oleh liga voli swasta MYQTYLARORTASY yang tidak berada di bawah struktur Federasi Bola Voli Nasional Kazakhstan.

Federasi turut menyampaikan bahwa mereka memberikan dukungan kepada pemain yang menjadi korban beserta keluarganya.

Kasus Kekerasan Ditangani Kepolisian

Kasus yang melibatkan Mirzabekov tidak hanya berujung pada sanksi dari federasi. Aparat kepolisian di wilayah Pavlodar juga menangani insiden tersebut.

Kepolisian setempat dilaporkan telah memulai penyelidikan terkait dugaan kekerasan terhadap atlet di bawah umur. Pihak-pihak yang terlibat dalam kejadian tersebut juga telah diidentifikasi dan dimintai keterangan.

Di sisi lain, Federasi Bola Voli Kazakhstan berencana mengadakan seminar wajib bagi para pelatih dan perwakilan federasi daerah.

Seminar tersebut akan membahas etika olahraga, pencegahan kekerasan, serta perlindungan hak-hak atlet.

Federasi menegaskan bahwa keselamatan, kesehatan, dan martabat atlet harus menjadi prioritas bagi seluruh pihak yang terlibat dalam dunia olahraga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar